
Founder Mentoring Umroh
Saya masih ingat betul, tahun 2023 adalah titik balik dalam hidup saya.
Setelah sekian lama hanya bisa berdoa, Allah akhirnya memberi kesempatan kembali untuk berangkat umroh.
Namun umroh saat itu terasa berbeda.
Perasaan saya campur aduk: haru, syukur, sekaligus sadar…
“Kenapa saya bisa sampai ke sini, tapi banyak orang di sekitar saya belum sempat merasakannya?”
Sejak pulang dari perjalanan itu, hati saya terus tergerak:
👉 Bagaimana caranya agar teman, saudara, dan orang-orang di sekitar saya juga bisa merasakan indahnya menginjakkan kaki di tanah suci?
👉 Bagaimana supaya mereka tidak bingung soal biaya, birokrasi, atau mindset yang sering jadi penghalang?
Dari situlah lahir Komunitas Mentoring Umroh & Haji.
Sebuah wadah sederhana, tempat kita saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan menyusun langkah praktis menuju Baitullah.
Di komunitas ini kita belajar hal-hal nyata, seperti:
✅ Cara menabung syariah tanpa rasa “berat”
✅ Strategi memilih paket perjalanan yang tepat
✅ Menyiapkan dokumen, mental, dan hati agar berangkat dengan tenang
✅ Dukungan moral—supaya niat baik tak lagi berhenti hanya jadi “mimpi”
Alhamdulillah, tahun 2024 Allah memberi saya kesempatan lagi—kali ini untuk menunaikan ibadah haji.
Dan di situlah saya benar-benar merasakan: haji bukan sekadar perjalanan fisik, tapi juga perjalanan jiwa.
Mulai dari rasa haru saat berhasil wukuf, indahnya perjalanan arafah-mina, sampai ukhuwah yang tercipta di tengah jutaan jamaah dari seluruh dunia.
Pengalaman ini membuat saya semakin yakin:
🌟 Setiap orang pasti bisa menuju Baitullah (umroh maupun berhaji), asal tahu jalannya.
Itulah sebabnya saya mengadakan Webinar Mentoring Haji & Umroh.
Bukan sekadar teori, tapi berbagi pengalaman nyata yang bisa jadi kompas bagi perjalanan Anda.
Kalau hati Anda sudah tergerak, jangan tunda lagi.






Webinar ini dirancang khusus untuk Anda yang ingin serius menapakkan langkah menuju Baitullah, termasuk:
☑️ Pekerja muda (usia 23–35 tahun)
☑️ Pasangan muda / keluarga baru
☑️ Orang tua dengan anak remaja/dewasa
☑️ Anak yang ingin membahagiakan orang tua
☑️ Profesional & pebisnis mapan
☑️ Muslimah aktif di komunitas pengajian
☑️ Mereka yang pernah gagal daftar Haji sebelumnya
☑️ Siapapun Anda yang mau berjuang untuk menunaikan Rukun Islam ke 5 (Haji)
Mungkin Anda berpikir: “Ah, nanti saja daftarnya”.
Tapi berhati-hatilah, karena menunda bisa berarti melewatkan banyak hal penting: